Makase Banya Tuhan Yesus, Swingly Sondak dan Petrick Salhuteru Korban Selamat KM Barcelona V.A

Swingly Sondak (Kanan) dan rekannya Petrick Luandy Salhuteru korban selamat KM Barcelona V.A

SiteSulut.com-Swingly Sondak dan Petrick Luandy Salhuteru, penumpang yang menjadi korban terbakarnya KM Barcelona V.A.

Keduanya diketahui, berangkat ke Talaud untuk menjadi juri paduan suara yang digelar oleh Sinode Germita.

Selesai kegiatan, Swingly dan rekannya Petrick Luandy Salhuteru dan Hendrik Apelia bertolak ke Manado menumpangi KM Barcelona V.A.

Berdasarkan data manifest, mereka berangkat dari Pelabuhan Lirung menuju Pelabuhan Manado.

Namun naas, saat tinggal beberapa jam tiba di Pelabuhan Manado, tepatnya di perairan Talise, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Kapal tersebut mengalami kebakaran hebat.

Beberapa video yang beredar dari kamera penumpang, terlihat panik dan ratusan penumpang langsung terjun ke laut untuk menyelamatkan diri.

Swingly menceritakan sedikit kejadian yang dialaminya lewat akun facebooknya.

“Nentau berenang, Nda da pelampung, Nafas deng tenaga so kurang sisa…
Cuman Tuhan pe bae samua
Makase banya Tuhan Yesus,”ungkap Swingly penuh haru lewat akun facebooknya, Swingly Wicliff Sondak.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seorang bapak Nelayan dengan cepat menyelamatkan kami yang terombang ambing di Laut.

“Makase banyak samua orang, teman, sudara yang so berdoa akang, so peduli, makase banyak juga buat Bapak Nelayan Gangga yang so tolong, kiranya Tuhan memberkati dan membalas semua kebaikan mereka. Nelayan is the best,”imbuhnya.

Diketahui, sebelumnya Swingly Sondak juga dipercayakan menjadi salah satu Juri Choir International Choral Competition In Provence.

Hal yang sama juga dikatakan Petrick. Ia mengungkapkan rasa syukurnya kepada Tuhan bisa selamat dari maut.

“Makase banyak Tuhan sang pemilik Kehidupan masih kase kesempatan dan lolos dari maut,”ungkapnya.

Ia juga berterima kasih kepada seorang ibu yang sudah memberikan pelampung dan saya boleh bertahan di laut setelah kita bantu ibu nae dikapal Tuhan berkati dimanapun ibu berada.

“Makase banyak Bapak Ibu masyarakat Gangga yang so evakuasi pa torang dilaut yang begitu sigap mengerahkan segala daya upaya yang bisa di lakukan untuk membantu evakuasi. Makase juga atas doa dari isteri, keluarga dan teman-teman, kita masih ada sekarang karena Tuhan pe kemurahan,”ungkap petrick suami dari Jesica Siwi dalam akun facebooknya Petrick Luandy Salhuteru.(vil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *